1. Belahan Jiwa
Pandanglah wajah istrimu yang tercinta
Bayangkanlah penat lelah yang dirasakan
Namun tak pernah istrimu berkeluh kesah
Mengabdikan jiwa raganya kepadamu
Jangan kau siakan pengorbanannya
Jangan kau sakiti permaisurimu
Jangan biarkan dia bersedih
Menitikkan air mata
reff:
Sebelum detak jantung istrimu berhenti
Kasihi Istrimu dengan sepenuh hati
Sebelum istrimu kembali pada Tuhan
Sayangi istrimu janganlah kau sakiti
Bahgiakan bidadarimu
Belailah permaisurimu
back to reff
Istriku sayang belahan jiwaku
Janganlah engkau bersedih hati
Istriku sayang permaisuriku
Bidadariku dunia akhirat
2. Permata Hati
Wahai istriku sayang
Wahai anakku yang tersayang
Sungguh aku bersyukur
Kalian yang Tuhan taqdirkan
Tuk temani aku arungi hidup ini
Bersama kalian bahagialah diriku
Bersama kalian cerialah diriku
Engkaulah penghiburku dikala aku bersedih
Engkaulah Ruhiyah semangatku meniti hidup
Engkaulah penentram jiwa pelipur duka lara
Engkaulah belahan jiwa dan permata hatiku
Berartilah hidupku didunia
Bermaknalah hidupku didunia
3. Labuhan Hati
Kau Istriku Permataku
Senyumanmu Penawar Duka Lara
Hibur Hati Tentram Jiwa Dalam Hidup
Bersamamu Bahgialah
Cerialah Hidupku Di Dunia
Jadi Syurga Sebelum Syurga Yang Abadi...Labuhan Hati
Setiamu Jadi Bukti Teguhnya Hati
Do'a Suci Kasih Sayang Jadi Ikatan Jiwa
Seperti Matahari Tiada Berhenti Memancar Sinarnya Sepanjang Hari
Seperti Sinar Bulan Bintang Berkelipan
Begitu Indahnya Dirasakan
Pandanganmu Sejukanku
Kau Anugerah Terindah Dari Tuhan
Kau Amanah Kan Ku Jaga Hingga Akhir
Usiaku...Usiaku...Usiaku..
4.Percayalah
Hidup adalah sebuah perjuangan
Suka dan duka senang dan sedih
Datang silih berganti
Saat kita merasa
Terjebak dalam gelisah
Kembalilah kepadanya
Semua gundah pasti akan sirna
Percayalah Tuhan pasti
Akan memberi jawabnya untuk kita
Yakinilah ada hikmah
Dibalik semua itu untuk kita
Hidup mesti kulalui
Walaupun kadang menyiksa
Kembalilah kepadanya
Berserahlah kepada Tuhan
5. Perpisahan Agung
Sayup terdengar Rosul berkata
Tiba masanya kita berpisah
Inilah hari kusempurnakan
Agama Islam yang mulia
Padang ‘Arafah menjadi saksi
Perpisahan yang agung
Perginya Rosululloh kekasih hati
Manusia agung pilihan Alloh
Airmatapun berderai
Ketika ia disemayamkan
Oh pilunya hati ini
Kini Rosul yang tercinta
Telah tiada tinggal kenangan
Namun kau s’lalu diingat
syiar mu kekal selama-lamanya
ya Rasulullah cahaya Ilahi
selamat tinggal kekasihku
selamat jalan pujaan hatiku
dirimu kan slalu dikenang
Wahai istriku sayang
Wahai anakku yang tersayang
Sungguh aku bersyukur
Kalian yang Tuhan taqdirkan
Tuk temani aku arungi hidup ini
Bersama kalian bahagialah diriku
Bersama kalian cerialah diriku
Engkaulah penghiburku dikala aku bersedih
Engkaulah Ruhiyah semangatku meniti hidup
Engkaulah penentram jiwa pelipur duka lara
Engkaulah belahan jiwa dan permata hatiku
Berartilah hidupku didunia
Bermaknalah hidupku didunia
3. Labuhan Hati
Kau Istriku Permataku
Senyumanmu Penawar Duka Lara
Hibur Hati Tentram Jiwa Dalam Hidup
Bersamamu Bahgialah
Cerialah Hidupku Di Dunia
Jadi Syurga Sebelum Syurga Yang Abadi...Labuhan Hati
Setiamu Jadi Bukti Teguhnya Hati
Do'a Suci Kasih Sayang Jadi Ikatan Jiwa
Seperti Matahari Tiada Berhenti Memancar Sinarnya Sepanjang Hari
Seperti Sinar Bulan Bintang Berkelipan
Begitu Indahnya Dirasakan
Pandanganmu Sejukanku
Kau Anugerah Terindah Dari Tuhan
Kau Amanah Kan Ku Jaga Hingga Akhir
Usiaku...Usiaku...Usiaku..
4.Percayalah
Hidup adalah sebuah perjuangan
Suka dan duka senang dan sedih
Datang silih berganti
Saat kita merasa
Terjebak dalam gelisah
Kembalilah kepadanya
Semua gundah pasti akan sirna
Percayalah Tuhan pasti
Akan memberi jawabnya untuk kita
Yakinilah ada hikmah
Dibalik semua itu untuk kita
Hidup mesti kulalui
Walaupun kadang menyiksa
Kembalilah kepadanya
Berserahlah kepada Tuhan
5. Perpisahan Agung
Sayup terdengar Rosul berkata
Tiba masanya kita berpisah
Inilah hari kusempurnakan
Agama Islam yang mulia
Padang ‘Arafah menjadi saksi
Perpisahan yang agung
Perginya Rosululloh kekasih hati
Manusia agung pilihan Alloh
Airmatapun berderai
Ketika ia disemayamkan
Oh pilunya hati ini
Kini Rosul yang tercinta
Telah tiada tinggal kenangan
Namun kau s’lalu diingat
syiar mu kekal selama-lamanya
ya Rasulullah cahaya Ilahi
selamat tinggal kekasihku
selamat jalan pujaan hatiku
dirimu kan slalu dikenang
dirimu kan selalu dirindu









